Cari Rumah itu Membosankan..

Seminggu yang lalu akhirnya dicapailah kesepakatan antara saya dan suami, bahwa rencana setelah ini adalah membeli rumah. Rumah yang mungil dan asri serta punya banyak tetangga. Saya begitu bersemangat walaupun saya tau bahwa uang tabungan kami belum cukup untuk mengajukan kredit pemilikan rumah. Dan mulailah kami mencari brosur2 ke kantor pemasaran perumahan milik teman2 dekat suami. Melihat-lihat lingkungan, harus dekat masjid, dan banyak tumbuhan hijaunya. tentunya satu dua kali kami tidak akan menemukan kriteria yang pas dengan harga ang pas pula secepat yang saya inginkan. Akhirnya dengan semangat yang menggebu-gebu, saya juga mencarinya via internet. Fiuffh.. sampai berkarat. Belum lagi dapet info dari kiri lah dari kanan lah, dari depan, dari belakang. Bikin semrawut otak.

Dan yang sering membuat saya sebel adalah ada saja hal yang bikin suami tidak sreg. Ya sih, beliau lebih tahu dan lebih telaten.

Tapi, untuk orang yang cepat sekali bosan seperti saya..rasanya udah uuuhhf. Udah ah,,ujung2nya juga kita belum punya duit. Langsung patah arang. Bosennya bukan main. Tiba-tiba jadi benci ma semua hal ’bout rumah.

 

 

Menurutku sih nggaksusah,,tapi karena kebanyakan orang bilang susah..jadinya kayak bener2 susah.

Kenapa dibuat susah sih..

 

Retno, saat bosen nyari rumah,,duit aja belum ada..

Diterbitkan di:  on Rabu, Juli 9, 2008 at 8:28 am Tinggalkan sebuah Komentar

Ge-eR

Pernah merasa ge-er? Saya pernah. Setelah tau kalo yang kita sangka tak sebaik yang kita kira, semuanya terasa menyakitkan. Serasa terjun bebas..mengerikan.

Saya tau ada yang salah. Yah, saat saya mulai berorientasi pada penilaian orang. Saat penilaian dan perhatian orang menjadi patokan seberapa berarti saya, saat itulah semuanya hancur. Siapa saya siapa pula mereka..?

Allahu robb….begitu sesak. Kenapa baru tersadar setelah sekian lama. Bahwa penilaian Allah tiada duanya. Bahwa penilaian Allah-lah yang akan membawa hamba-Nya ke surga atau neraka.

Astaghfirullah…

 

Diterbitkan di:  on Kamis, Juni 5, 2008 at 7:49 am Tinggalkan sebuah Komentar

Kangen

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Kangen………
Jujur kangen banget ma dunia kampus.
Temen2 yang konyol tapi selalu bersemangat, kambing2 kampus dan yang pasti makanan super murah yang berteberan di kampus. Tapi, semua hal tentunya memang harus disyukuri. Dan hal yang ‘memaksaku’ meninggalkan kehidupan kampus memang hal yang wajib disyukuri. yah,,dasar manusia! Penuh keluh kesah, sungguh membuat lelah.
Allah,,hanya Engkau yang tau berapa kadar rindu ini pada sahabat2 terkasih di kampus tercinta yang telah bertebaran nun jauh disana.

Diterbitkan di:  on at 2:06 am Tinggalkan sebuah Komentar